Rabu, 12 Januari 2011

BAURAN PROMOSI

komunikasi promosi pemasaran produk umkm

Membuat Usaha Kaos Oblong/ Clothing T-shirt



2. Penjualan Tatap Muka
Penjualan tatap muka adalah kegiatan mempromosikan suatu produk dengan cara mendatangi ke tempat konsumen berada, oleh seorang wiraniaga/salesperson. Dengan adanya kontak langsung antara wiraniaga dan konsumen, maka terjadilah komunikasi dua arah.
Tugas seorang wiraniaga adalah sebagai berikut :
1. memberikan informasi produk kepada konsumen
2. menjelaskan manfaat produk kepada konsumen
3. menjawab pertanyaan/argumentasi dari konsumen
4. mengarahkan konsumen agar terjadi transaksi
5. memberikan pelayanan purna jual
Sifat-sifat penjualan tatap muka adalah sebagai berikut :
1. personal atau adanya kontak langsung dengan konsumen
2. tanggapan langsung atas pertanyaan/reaksi konsumen
3. mempererat hubungan dengan konsumen, apabila sikapnya memuaskan
4. biaya operasionalnya cukup tinggi
dalam promosi tatap muka (personal seling)
umkm kaos oblong menjual langsung kepada masyarakat dengan membuka gerai di daerah dekat di buat kaos oblong atau datang langsung ketempat pembuatan (pabrik) unruk dapat memilih langsung
3. Internet marketing
(pemasaran lewat internet), berbeda dengan bauran promosi lainnya pada internet marketing terdapat diversifikasi dengan adanya fungsi-fungsi seperti penerima, adanya informasi dan gambar, berbagai pertanyaan, respon terhadap pertanyaan atau keluhan, dan terakhir mampu melaksankan transaksi pembelian. Banyak perusahaan mempunyai website pribadi, yang dimana website tersebut juga berfungsi untuk mempromosikan dan menjual produknya secara online. Dengan adanya internet marketing ini perusahaan dapat melakukan promosi keseluruh dunia dan produk mereka pun dapat dibeli oleh setiap orang dimanapun mereka berada
Kaos oblong juga dipromosikan melalui internet oleh berbagai ditributor
contoh gambar :

4. Sales promotion (promosi penjualan), adalah bentuk persuasif secara langsung melalui penggunaan berbagai insentif yang dapat diatur untuk merangsang pembelian produk dengan segera dan atau meningkatkan jumlah barang yang dibeli konsumen. Contohnya dengan adanya undian berhadiah, diskon, sampel produk,coba gratis, hadiah bagi langganan, pengembalian uang dan sebagainya
Kondisi untuk memulai kamu untuk membaca How To ini adalah :
1.                  Pengangguran
2.                  Bukan tipe pemalas
3.                  Modal pas-pasan (kiriman ortu macet)
4.                  Bisa design atau punya temen yang bisa design (sebaiknya bisa Corel Draw)
5.                  Berdomisili di Riau
6.                  Belum pernah usaha/bekerja di bidang clothing.
7.                  Kamu berada di tahun 2010-2012 (where ROCK’N'ROLL is ROCK’N'ROLL)
Kebutuhan yang harus kamu punya untuk bisa menjual produk clothing kamu nanti
1.                  Label
2.                  tag & tag gun
3.                  kain
4.                  sablon & perlengkapannya 

Label
Kaga ngerti label? Coba buka kaos kamu liat dibagian leher dalam belakang disitu ada tulisan merknya nah itu namanya label. Bisa juga ditempatkan di bagian sisi samping luar kaos atau bisa dikatakan sebagai identitas produck kamu.
·         harga sekitar Rp 5000an per lusin, minimal pemesanan 100 lusin
·         yang dimuat di label bisa berupa logo atau tulisan dan size t shirt
·         harga menyesuaikan ukuran dan design
·         label bisa dijait di belakang leher t-shirt dan atau di samping bawah t-shirt atau di tempat lain sesuai kebutuhan dan selera
·         Pemesanan label di jogja dan Bandung melalui marketing2 pabriknya
TAG
1.      tag dipake untuk asesoris brand t-shirt buat nyampein info produk kaya harga, kode, ukuran, ma identitas produk atau contact person produsen
2.      Design tag disesuaiin ama tema & identitas produk, bagusnya sih simple & gak useless buat konsumen.
3.      Kalau biaya cetak mahal coba kenalan dengan orang-orang percetakan trus sok akrab deh. Ketika mereka ada order cetak cover buku, atau apalah yang sdikit tebal kamu titip di space yang kosong buat tag kamu, syukur-syukur dapat space yang agak gedean. Nah dengan begitu kamu bisa dapat tag yang full colour, tebal atau mungkin di dof dengan harga murah tapi jumlahnya banyak.
4.      Kalau masih ada space cetak bikin kartunama sekalian.
5.      Tag dipasang pake tag gun bersama dengan tag pinnya. Bisa dibeli di toko2x buku, harganya sekitar 50 ribu trus tag pinnya 20 ribu udah dapet 1 kardus
Kain
Ø  Kain untuk bahan t-shirt ada banyak macemnya, ada yang katun 100 %: combat, cardet, Double Nit, *ingle Nit klo yang dah campur polyester TC, PE,ada lagi kain yag kaya bahan t-shirt polo namanya lacoste, ada yg katun ada juga yang PE, dll. Buat T-shirt standar distro biasanya pake combat (kualitas terbaik)
Ø  Kain katun combat ma cardet ga jauh beda, cuman di bagian dalem buat cardet tu agak lebih kasar
Ø  Klo kain PE biasanya dipake buat kaos partai
Ø  Harga di tiap toko bersaing, buat tau bedanya gimana mendingan coba jalan en tanya2 aja kesana, ada yang produknya lokal, ada juga yang import dari Bandung
Ø  Harga kain combat berkisar antara 49 – 51 ribu per kilonya untuk warna muda, trus untuk warna tau sekitar 51- 57 ribu. Itu untuk harga ecer. Karena hitungan kain kan pake rol, klo bisa beli per rol harganya emang beda, bisa lebih murah dan hemat.
Ø  1 kilo kain bisa jadi 3,5 kaos ukuran cowok (male): M, L, XL ato all size atau jadi 5 kaos untuk ukuran cewek (female), yang ukurannya press body lho. Tapi klo belinya rol bisa lebih hemat lagi, trus klo untuk ukuran XXL itu boros banget soalnya 2 kilo cuman jadi 3.
Ø  Untuk bahan lehernya namanya bahan rib, disesuaiin ma bahan bodynya juga, klo combat ya ribnya combat, PE ya ribnya PE. Warnanya bisa sama or beda2x sesuai selera en bagusnya gimana nge match in nya.
Ø  Pembelian rib itungannya per cm aja, soalnya 7 cm rib itu bisa untuk 4 t-shirt, klo ga bilang aja ma penjual kainnya rib menyesuaikan kain body yang dibeli.
Ø  Klo kain lacoste itu gambarannya kaya kain POLO t-shirt, jadi ada teksturnya gitu. Kain lacoste ada yang katun ada juga yang lacoste PE.
Ø  Untuk t-shirt berkrah juga butuh beli krahnya, krahnya juga tersedia untuk yang bahan katun ma bahan PE, krah yang bahan PE lebih lemes dari yang katun, klo yang katunnya kesannya lebih kaku. Krah bisa juga dibuat sama dengan bahan bodynya.
Ø  Harga untuk krah katun sekitar 3500 per pcs, untuk yang PE sekitar 2500 per pcs.
Design
Yang membedakan satu clothing dengan yang lainnya selain bahan adalah desain. Masa kamu mo jual desain gambar partai di distro hihihihi. Sebaiknya tema desain selalu dinamis dan mempunyai ciri tersendiri kalaupun belum nemu karakter sendiri entar lama-lama pasti ketemu sambil melihat selera pasar. Usahakan desain2x vektor bukan images komplek seperti photo karena kamu akan susah nyablonnya nanti. Vektor itu…nek boso jowone gambar seng ra ribet.
Ingat desain kaos bukan untuk dirimu sendiri tapi untuk yang bakalan beli kaos kamu, ini mo cari makan bukan buat mengagung-agungkan idealismemu hihihi. Ahk bosok….! Internet adalah sumber inspirasi yang bagus, coba buka website-website grapis trendy masa kini.

 Adik : “Kak kalau saya jiplak desain orang gimana?”
Kakak : “Hey dosanya kamu yang nanggung tho! bukan saya.”
Sebaiknya kamu mendesain gambar sablon di Corel saja, sebab corel bagus hasilnya ketika dicetak nantinya. Sebaiknya kamu setting desain kamu sendiri untuk pembuatan film sablon, kalau kamu kaga bisa nyetting bisa di orderkan ke tempat setting cuma harganya mahal (extra cost).
Tutorial setting sederhana menggunakan corel :
1.      Gabungkan semua object, klik satu object kemudian Shift + Select object yang lain atau select all kemudian tekan icon “Weld” yang muncul di bar atas.
2.      Pisakan bentuk-bentuk yang memiliki warna berbeda pada design, print hitam tebal diatas kertas 60 Gram (kalau lagi kaya print di kertas kalkir).
Sablon
1.      Sebaiknya sablon dikerjain sebelom kain dijahit or sebelom kaos jadi, soalnya ada beberapa tempat sablon yang emang ga bisa nyablon kaos yang udah jadi, klo bisa nyablon sendiri sih oke banget
2.      So dari kain potongan aja dulu, soalnya ntar screen nya kan butuh yang lebih gede klo buat kaos jadi.
Bordir
Selain sablon juga ada alternatif desain kaos dengan bordir. Ada yang dibordir langsung di kain kaosnya, ada juga yang dibordir dulu di kain lain baru dijahit di t-shirt. Tapi kebanyakan yang pakai bordir untuk kaos yang berkrah

Jahit
·         Abis selesai disablon, kain dijahit. Jahit kaos sebenernya lebih gampang ketimbang jait baju ma busana lainnya, tapi kadang susah juga cari ahlinya
·         Model2 kaos macem tergantung selera, klo buat cowok biasanya ga terlalu banyak modelnya, pengennya yang simple aja, paling maen di warna rib aja, ma beda warna lengan gitu
·         Bagian2 kaos ada bodi depan, bodi belakang, lengan, ma bagian lehernya yang disebut rib
·         Mesin jait untuk t-shirt ada 3 :
1.                  Mesin jahit biasa untuk jait pundak dan leher.
2.                  Mesin jahit obras untuk bagian samping body dan sambungan2 lain.
3.                  Mesin jahit overdeck untuk bagian lengan ma body bagian bawah.
·         Untuk modifikasi model t-shirt cewek macem2, tergantung selera.
·         Untuk kaos berkrah stepnya lebih lama karena butuh jahit krah dan tempat kancingnya.

Nama : ABBEL HEDRAT PALAZI
( 30208002/3 DD 01 )
MANAJEMEN PEMASARAN

BAURAN PROMOSI

komunikasi promosi pemasaran produk umkm

Membuat Usaha Kaos Oblong/ Clothing T-shirt



2. Penjualan Tatap Muka
Penjualan tatap muka adalah kegiatan mempromosikan suatu produk dengan cara mendatangi ke tempat konsumen berada, oleh seorang wiraniaga/salesperson. Dengan adanya kontak langsung antara wiraniaga dan konsumen, maka terjadilah komunikasi dua arah.
Tugas seorang wiraniaga adalah sebagai berikut :
1. memberikan informasi produk kepada konsumen
2. menjelaskan manfaat produk kepada konsumen
3. menjawab pertanyaan/argumentasi dari konsumen
4. mengarahkan konsumen agar terjadi transaksi
5. memberikan pelayanan purna jual
Sifat-sifat penjualan tatap muka adalah sebagai berikut :
1. personal atau adanya kontak langsung dengan konsumen
2. tanggapan langsung atas pertanyaan/reaksi konsumen
3. mempererat hubungan dengan konsumen, apabila sikapnya memuaskan
4. biaya operasionalnya cukup tinggi
dalam promosi tatap muka (personal seling)
umkm kaos oblong menjual langsung kepada masyarakat dengan membuka gerai di daerah dekat di buat kaos oblong atau datang langsung ketempat pembuatan (pabrik) unruk dapat memilih langsung
3. Internet marketing
(pemasaran lewat internet), berbeda dengan bauran promosi lainnya pada internet marketing terdapat diversifikasi dengan adanya fungsi-fungsi seperti penerima, adanya informasi dan gambar, berbagai pertanyaan, respon terhadap pertanyaan atau keluhan, dan terakhir mampu melaksankan transaksi pembelian. Banyak perusahaan mempunyai website pribadi, yang dimana website tersebut juga berfungsi untuk mempromosikan dan menjual produknya secara online. Dengan adanya internet marketing ini perusahaan dapat melakukan promosi keseluruh dunia dan produk mereka pun dapat dibeli oleh setiap orang dimanapun mereka berada
Kaos oblong juga dipromosikan melalui internet oleh berbagai ditributor
contoh gambar :

4. Sales promotion (promosi penjualan), adalah bentuk persuasif secara langsung melalui penggunaan berbagai insentif yang dapat diatur untuk merangsang pembelian produk dengan segera dan atau meningkatkan jumlah barang yang dibeli konsumen. Contohnya dengan adanya undian berhadiah, diskon, sampel produk,coba gratis, hadiah bagi langganan, pengembalian uang dan sebagainya
Kondisi untuk memulai kamu untuk membaca How To ini adalah :
1.                  Pengangguran
2.                  Bukan tipe pemalas
3.                  Modal pas-pasan (kiriman ortu macet)
4.                  Bisa design atau punya temen yang bisa design (sebaiknya bisa Corel Draw)
5.                  Berdomisili di Riau
6.                  Belum pernah usaha/bekerja di bidang clothing.
7.                  Kamu berada di tahun 2010-2012 (where ROCK’N'ROLL is ROCK’N'ROLL)
Kebutuhan yang harus kamu punya untuk bisa menjual produk clothing kamu nanti
1.                  Label
2.                  tag & tag gun
3.                  kain
4.                  sablon & perlengkapannya 

Label
Kaga ngerti label? Coba buka kaos kamu liat dibagian leher dalam belakang disitu ada tulisan merknya nah itu namanya label. Bisa juga ditempatkan di bagian sisi samping luar kaos atau bisa dikatakan sebagai identitas produck kamu.
·         harga sekitar Rp 5000an per lusin, minimal pemesanan 100 lusin
·         yang dimuat di label bisa berupa logo atau tulisan dan size t shirt
·         harga menyesuaikan ukuran dan design
·         label bisa dijait di belakang leher t-shirt dan atau di samping bawah t-shirt atau di tempat lain sesuai kebutuhan dan selera
·         Pemesanan label di jogja dan Bandung melalui marketing2 pabriknya
TAG
1.      tag dipake untuk asesoris brand t-shirt buat nyampein info produk kaya harga, kode, ukuran, ma identitas produk atau contact person produsen
2.      Design tag disesuaiin ama tema & identitas produk, bagusnya sih simple & gak useless buat konsumen.
3.      Kalau biaya cetak mahal coba kenalan dengan orang-orang percetakan trus sok akrab deh. Ketika mereka ada order cetak cover buku, atau apalah yang sdikit tebal kamu titip di space yang kosong buat tag kamu, syukur-syukur dapat space yang agak gedean. Nah dengan begitu kamu bisa dapat tag yang full colour, tebal atau mungkin di dof dengan harga murah tapi jumlahnya banyak.
4.      Kalau masih ada space cetak bikin kartunama sekalian.
5.      Tag dipasang pake tag gun bersama dengan tag pinnya. Bisa dibeli di toko2x buku, harganya sekitar 50 ribu trus tag pinnya 20 ribu udah dapet 1 kardus
Kain
Ø  Kain untuk bahan t-shirt ada banyak macemnya, ada yang katun 100 %: combat, cardet, Double Nit, *ingle Nit klo yang dah campur polyester TC, PE,ada lagi kain yag kaya bahan t-shirt polo namanya lacoste, ada yg katun ada juga yang PE, dll. Buat T-shirt standar distro biasanya pake combat (kualitas terbaik)
Ø  Kain katun combat ma cardet ga jauh beda, cuman di bagian dalem buat cardet tu agak lebih kasar
Ø  Klo kain PE biasanya dipake buat kaos partai
Ø  Harga di tiap toko bersaing, buat tau bedanya gimana mendingan coba jalan en tanya2 aja kesana, ada yang produknya lokal, ada juga yang import dari Bandung
Ø  Harga kain combat berkisar antara 49 – 51 ribu per kilonya untuk warna muda, trus untuk warna tau sekitar 51- 57 ribu. Itu untuk harga ecer. Karena hitungan kain kan pake rol, klo bisa beli per rol harganya emang beda, bisa lebih murah dan hemat.
Ø  1 kilo kain bisa jadi 3,5 kaos ukuran cowok (male): M, L, XL ato all size atau jadi 5 kaos untuk ukuran cewek (female), yang ukurannya press body lho. Tapi klo belinya rol bisa lebih hemat lagi, trus klo untuk ukuran XXL itu boros banget soalnya 2 kilo cuman jadi 3.
Ø  Untuk bahan lehernya namanya bahan rib, disesuaiin ma bahan bodynya juga, klo combat ya ribnya combat, PE ya ribnya PE. Warnanya bisa sama or beda2x sesuai selera en bagusnya gimana nge match in nya.
Ø  Pembelian rib itungannya per cm aja, soalnya 7 cm rib itu bisa untuk 4 t-shirt, klo ga bilang aja ma penjual kainnya rib menyesuaikan kain body yang dibeli.
Ø  Klo kain lacoste itu gambarannya kaya kain POLO t-shirt, jadi ada teksturnya gitu. Kain lacoste ada yang katun ada juga yang lacoste PE.
Ø  Untuk t-shirt berkrah juga butuh beli krahnya, krahnya juga tersedia untuk yang bahan katun ma bahan PE, krah yang bahan PE lebih lemes dari yang katun, klo yang katunnya kesannya lebih kaku. Krah bisa juga dibuat sama dengan bahan bodynya.
Ø  Harga untuk krah katun sekitar 3500 per pcs, untuk yang PE sekitar 2500 per pcs.
Design
Yang membedakan satu clothing dengan yang lainnya selain bahan adalah desain. Masa kamu mo jual desain gambar partai di distro hihihihi. Sebaiknya tema desain selalu dinamis dan mempunyai ciri tersendiri kalaupun belum nemu karakter sendiri entar lama-lama pasti ketemu sambil melihat selera pasar. Usahakan desain2x vektor bukan images komplek seperti photo karena kamu akan susah nyablonnya nanti. Vektor itu…nek boso jowone gambar seng ra ribet.
Ingat desain kaos bukan untuk dirimu sendiri tapi untuk yang bakalan beli kaos kamu, ini mo cari makan bukan buat mengagung-agungkan idealismemu hihihi. Ahk bosok….! Internet adalah sumber inspirasi yang bagus, coba buka website-website grapis trendy masa kini.

 Adik : “Kak kalau saya jiplak desain orang gimana?”
Kakak : “Hey dosanya kamu yang nanggung tho! bukan saya.”
Sebaiknya kamu mendesain gambar sablon di Corel saja, sebab corel bagus hasilnya ketika dicetak nantinya. Sebaiknya kamu setting desain kamu sendiri untuk pembuatan film sablon, kalau kamu kaga bisa nyetting bisa di orderkan ke tempat setting cuma harganya mahal (extra cost).
Tutorial setting sederhana menggunakan corel :
1.      Gabungkan semua object, klik satu object kemudian Shift + Select object yang lain atau select all kemudian tekan icon “Weld” yang muncul di bar atas.
2.      Pisakan bentuk-bentuk yang memiliki warna berbeda pada design, print hitam tebal diatas kertas 60 Gram (kalau lagi kaya print di kertas kalkir).
Sablon
1.      Sebaiknya sablon dikerjain sebelom kain dijahit or sebelom kaos jadi, soalnya ada beberapa tempat sablon yang emang ga bisa nyablon kaos yang udah jadi, klo bisa nyablon sendiri sih oke banget
2.      So dari kain potongan aja dulu, soalnya ntar screen nya kan butuh yang lebih gede klo buat kaos jadi.
Bordir
Selain sablon juga ada alternatif desain kaos dengan bordir. Ada yang dibordir langsung di kain kaosnya, ada juga yang dibordir dulu di kain lain baru dijahit di t-shirt. Tapi kebanyakan yang pakai bordir untuk kaos yang berkrah

Jahit
·         Abis selesai disablon, kain dijahit. Jahit kaos sebenernya lebih gampang ketimbang jait baju ma busana lainnya, tapi kadang susah juga cari ahlinya
·         Model2 kaos macem tergantung selera, klo buat cowok biasanya ga terlalu banyak modelnya, pengennya yang simple aja, paling maen di warna rib aja, ma beda warna lengan gitu
·         Bagian2 kaos ada bodi depan, bodi belakang, lengan, ma bagian lehernya yang disebut rib
·         Mesin jait untuk t-shirt ada 3 :
1.                  Mesin jahit biasa untuk jait pundak dan leher.
2.                  Mesin jahit obras untuk bagian samping body dan sambungan2 lain.
3.                  Mesin jahit overdeck untuk bagian lengan ma body bagian bawah.
·         Untuk modifikasi model t-shirt cewek macem2, tergantung selera.
·         Untuk kaos berkrah stepnya lebih lama karena butuh jahit krah dan tempat kancingnya.

Nama : ABBEL HEDRAT PALAZI
( 30208942/3 DD 01 )
MANAJEMEN PEMASARAN

Rabu, 22 Desember 2010

strategi bauran pemasaran


Tujuan Strategi Penetapan Harga Bagi Perusahaan Bisnis -
Motif Penentuan Harga - Ilmu Ekonomi Manajemen
Produk dan Harga
Wed, 19/07/2006 - 1:28pm — godam64
1. Untuk Mendapatkan Keuntungan
Penetapan harga biasanya memperhitungkan tingkat keuntungan yang ingin diperoleh. Semakin
besar marjin keuntungan yang ingin didapat, maka menjadi tinggi pula harga yang ditetapkan
untuk konsumen. Dalam menetapkan harga sebaiknya turut memperhitungkan daya beli dan
variabel lain yang dipengaruhi harga agar keuntunga yang diraih dapat maksimum.
2. Mendapatkan atau Merebut Pangsa Pasar / Market Share
Untuk dapat menarik perhatian para konsumen yang menjadi target market / target pasar maka suatu perusahaan sebaiknya menetapkan harga yang serendah mungkin. Dengan harga turun, maka akan memicu peningkatan permintaan yang juga datang dari market share pesaing / kompetitor.
3. Menjaga Kelangsungan Hidup Kegiatan Operasional
Perusahaan yang baik menetapkan harga dengan memperhitungkan segala kemungkinan agar
tetap memiliki dana yang cukup untuk tetap menjalankan aktifitas usaha bisnis yang dijalani.
4. Balik Modal ROI / Return On Investment
Setiap usaha menginginkan tingkat pengembalian modal yang tinggi. ROI yang tinggi dapat
dicapai dengan jalan menaikkan profit margin serta meningkatkan angka penjualan.
5. Menjaga Status Quo Pangsa Pasar
Apabila persaingan di dalam industri bisnis yang sama sudah cukup banyak dan kuat-kuat maka
salah satu tehnik yang dapat dipakai untuk menjaga pangsa pasar konsumen adalah dengan
penyesuaian harga menjadi lebih murah. Dengan adanya penurunan harga yang lebih murah dari
pesaing akan membuat konsumen tetap setia dengan produk yang kita jual.
Definisi/Pengertian Promosi, Fungsi/Tujuan & Bauran
Promosi / Promotional Mix Produk
Fri, 20/06/2008 - 2:53am — godam64
Dalam tulisan kali ini akan sedikit membahas secara ringkas mengenai promosi atau yang sering
disingkat dengan promo yang sudah pasti tidak asing lagi dalam kehidupan kita sehari-hari.
Dengan dilakukannya kegiatan promosi perusahaan mengharapkan adanya peningkatan angka
penjualan dan keuntungan.
Mulai dari tukang sayur, tukang gorengan, tukang bakmi, tukang obat, dll sampai yang level
kakap seperti hipermarket, agen, showroom, factory outlet, departemen store, dsb sering
memberikan promo kepada para pelanggannya untuk mendapatkan loyalitas konsumen yang
sudah ada serta mendapatkan konsumen baru.
Beberapa contoh-contoh promosi / promo dalam keseharian kita :
- Kirim 1 sms dapat 5 sms ke sesama operator
- Beli satu bungkus cukuran kumis dapat satu gratis
- Beli 3 barang Rp. 10.000,- beli satu barang Rp. 4.000,-
- Diskon 70% untuk produk pakaian tertentu di department store
- Beli paket fast food di sore hari dapat harga khusus
- Pasang iklan di tv dan radio agar banyak orang tahu produk perusahaan
A. Arti Definisi / Pengertian Promosi
Promosi adalah suatu usaha dari pemasar dalam menginformasikan dan mempengaruhi orang
atau pihak lain sehingga tertarik untuk melakukan transaksi atau pertukaran produk barang atau
jasa yang dipasarkannya.
B. Tujuan Promosi
1. Menyebarkan informasi produk kepada target pasar potensial
2. Untuk mendapatkan kenaikan penjualan dan profit
3. Untuk mendapatkan pelanggan baru dan menjaga kesetiaan pelanggan
4. Untuk menjaga kestabilan penjualan ketika terjadi lesu pasar
5. Membedakan serta mengunggulkan produk dibanding produk pesaing
6. Membentuk citra produk di mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan.
C. Promotional Mix / Bauran Promosi
Bauran promosi merupakan gabugan dari berbagai jenis promosi yang ada untuk suatu produk
yang sama agar hasil dari kegiatan promo yang dilakukan dapat memberikan hasil yang
maksimal. Sebelum melakukan prmosi sebaiknya dilakukan perencanaan matang yang mencakup
bauran promosi sebagai berikut :
1. Iklan seperti iklan koran, majalah, radio, katalog, poster, dll.
2. Publisitas positif maksimal dari pihak-pihak luar.
3. Promosi dari mulut ke mulut dengan memaksimalkan hal-hal positif.
4. Promosi penjualan dengan ikut pameran, membagikan sampel, dll.
5. Public relation / PR yang mengupayakan produk diterima masyarakat.
6. Personal selling / penjualan personil yang dilakukan tatap muka langsung.
Kata kunci: Bauran Pemasaran, Bauran Promosi, Pengertian Promosi, Fungsi
Promosi, Tujuan Promosi

2.1.1 Bauran Pemasaran
Menurut Marius P. Angipora (1999) marketing mix adalah perangkat variabel-
variabel pemasaran terkontrol yang digabungkan perusahaan untuk menghasilkan
tanggapan yang diinginkan dalam pasar sasaran.
Menurut Fandy Tjiptono (2004), bauran pemasaran merupakan seperangkat alat
yang dapat digunakan pemasar untuk membentuk karakteristik barang/jasa yang
ditawarkan kepada pelanggan. Jerome Mc-Carthy dalam Fandy Tjiptono (2004)
merumuskan bauran pemasaran menjadi 4 P (Product, Price, Promotion dan Place).
Adapun Bauran Pemasaran tersebut adaiah:

1. Produk (Products).
Merupakan bentuk penawaran organisasi jasa yang ditujukan untuk mencapai
tujuan melalui pemuasan kebutuhan dan keinginan pelanggan. Produk disini bisa
berupa apa saja (baik yang berujud fisik maupun tidak) yang dapat ditawarkan
kepada pelanggan potensial untuk.memenuhi kebutuhan dan keinginan tertentu.
Produk merupakan semua yang ditawarkan ke pasar untuk diperhatikan, diperoleh
dan digunakan atau dikonsumsi untuk dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan
yang berupa fisik, jasa, orang, organisasi dan ide
2. Harga (Price).
Bauran harga berkenaan dcngan kebijakan strategis dan taktis seperti tingkat
harga, struktur diskon, syarat pembayaran dan tingkat diskriminasi harga diantara
berbagai kelompok pelanggan. Harga menggambarkan besarnya rupiah yang harus
dikeluarkan seorang konsumen untuk memperoleh satu buah produk dan
hendaknya harga akan dapat terjangkau oleh konsumen.
3. Saluran Distribusi (Place).
Merupakan keputusan distribusi menyangkut kemudahan akses terhadap jasa bagi
para pelanggan. Tempat dimana produk tersedia dalam sejumlah saluran distribusi
dan outlet yang memungkinkan konsumen dapat dengan mudah memperoleh suatu
produk.
4. Promosi (Promotion).
Bauran promosi meliputi berbagai metode, yaitu Iklan, Promosi Penjualan, Penjualan
Tatap Muka dan Hubungan Masyarakat. Menggambarkan berbagai macam cara
yang ditempuh perusahaan dalam rangka menjual produk ke konsumen.
2.1.2 Bauran Promosi
Menurut Kotler dan Gary A. dalam Alexander Sindoro (2000). Bauran promosi
adalah ramuan khusus dari iklan pribadi, promosi penjualan dan hubungan
masyarakat yang dipergunakan perusahaan untuk mencapai tujuan iklan dan
pemasarannya. Menurut Basu Swastha dalam Marius P. Angipora (1999),
promotional mix adalah "Kombinasi Strategi yang paling baik dari variabel-variabel
Periklanan, Personal Selling dan alat Promosi lainnya, yang kesemuanya
direncanakan untuk mencapai tujuan program penjualan". Promotion Mix terdiri
dari:
1. Pengiklanan.
Pengiklanan adalah semua bentuk presentasi non personal dan promosi ide, barang
atau jasa oleh sponsor yang ditunjuk dcngan mendapat bayaran.
2. Promosi Penjualan.
Promosi penjualan merupakan insentif jangka pendek untuk mendorong keinginan
mencoba atau pembelian produk atau jasa.
3. Penjualan Perorangan.
Penjualan perorangan merupakan interaksi langsung antara satu atau lebih calon
pembeli dengan tujuan melakukan penjualan.
4. Hubungan Masyarakat.
Hubungan masyarakat adalah berbagai program yang dirancang untuk
mempromosikan dan/atau melindungi citra perusahaan atau produk individualnya.
Bauran Promosi merupakan program komunikasi pernasaran total sebuah
perusahaan yang terdiri dari iklan, penjualan pribadi, promosi penjualan dan
hubungan masyarakat yang dipergunakan perusahaan untuk mencapai tujuan iklan
dan pemasarannya. Menurut Lamb, Hair, Mc-Daniel (2001), bauran promosi yang
dipilih oleh suatu perusahaan bagi suatu produk atau jasa tergantung pada
beberapa faktor: sifat produk, tahapan dalam daur hidup produk, karakteristik
target pasar, jenis keputusan pembelian, tersedianya dana untuk promosi dan
menggunakan baik strategi mendorong (push) maupun menarik (pull).
Kotler dalam Alexander Sindoro (2000) mengemukakan berbagai faktor dalam
menentukan bauran promosi, yaitu:
1. Tipe Produk/Pasar.
a. Perusahaan barang konsumen
Biasanya mengalokasikan lebih banyak dana untuk iklan, menyusun promosi
penjualan, penjualan perorangan dan kemudian hubungan masyarakat.
b. Perusahaan barang Industri
Menyediakan dana lebih banyak untuk penjualan perorangan diikuti dengan
promosi penjualan, iklan dan hubungan masyarakat.
2. Strategi dorong atau tarik.
a. Strategi dorong (Push Strategy)
Merupakan strategi promosi yang menggunakan tanaga penjual dan promos
perdagangan untuk "mendorong" produk lewat saluran distribusi. Produsen
mempromosikan produk kepada pedagang besar, pedagang besar kepada
pengecer, dan pengecer mempromosikan kepada konsumen.
c. Strategi tarik (Pull Strategy).
Merupakan strategi promosi yang menggunakan banyak biaya untuk periklanan dan
promosi konsumen demi memupuk permintaan konsumen. Apabila strategi tarik
berhasil konsumen akan mencari produk dari pengecer, pengecer akan mencari dari
pedagang besar dan pedagang besar akan mencari dari produsen.
3. Kesiapan Pembeli.
Pengaruh dari alat promosi itu bervariasi untuk tahap kesiapan pembeli yang
berbeda. Iklan dan hubungan masyarakat, memegang peran utama dalam tahap
kesadaran dan pengetahuan.
4. Daur hidup Produk.
- Tahap perkenalan, iklan dan hubungan masyarakat baik untuk menghasilkan
kesadaran tinggi, dan promosi penjualan bermanfaat untuk tnempromosikan
penjualan awal. Penjualan perorangan harus dipakai agar pedagang man menjual
produk tersebut.
- Tahap pertumbuhan, semua kiat itu dapat diperlambat karena permintaan
memiliki momentumnya sendiri lewat pembicaraan dari mulut kemulut.
- Tahap kemapanan (dewasa), promosi penjualan, periklanan dan penjualan
perorangan semua bertambah penting, secara berurutan.
- Tahap kemunduran, promosi penjualan berlangsung kuat, iklan dan publisitas
dikurangi, dan tenaga penjualan hanya memberi perhatian minimal pada produk
itu.
2.1.3 Pengertian Promosi
Promosi merupakan kegiatan terpenting, yang berperan aktif dalam
memperkenalkan, memberitahukan dan mengingatkan kembali manfaat suatu
produk agar mendorong konsumen unluk membeli produk yang dipromosikan
tersebut. Untuk mengadakan promosi, setiap perusahaan harus dapat menentukan
dengan tepat alat promosi manakah yang dipergunakan agar dapat mencapai
keberhasilan dalam penjualan.
perdagangan untuk "mendorong" produk lewat saluran distribusi. Produsen
mempromosikan produk kepada pedagang besar, pedagang besar kepada
pengecer, dan pengecer mempromosikan kepada konsumen.
c. Strategi tarik (Pull Strategy).
Merupakan strategi promosi yang menggunakan banyak biaya untuk periklanan dan
promosi konsumen demi memupuk permintaan konsumen. Apabila strategi tarik
berhasil konsumen akan mencari produk dari pengecer, pengecer akan mencari dari
pedagang besar dan pedagang besar akan mencari dari produsen.
3. Kesiapan Pembeli.
Pengaruh dari alat promosi itu bervariasi untuk tahap kesiapan pembeli yang
berbeda. Iklan dan hubungan masyarakat, memegang peran utama dalam tahap
kesadaran dan pengetahuan.
4. Daur hidup Produk.
- Tahap perkenalan, iklan dan hubungan masyarakat baik untuk menghasilkan
kesadaran tinggi, dan promosi penjualan bermanfaat untuk tnempromosikan
penjualan awal. Penjualan perorangan harus dipakai agar pedagang man menjual
produk tersebut.
- Tahap pertumbuhan, semua kiat itu dapat diperlambat karena permintaan
memiliki momentumnya sendiri lewat pembicaraan dari mulut kemulut.
- Tahap kemapanan (dewasa), promosi penjualan, periklanan dan penjualan
perorangan semua bertambah penting, secara berurutan.
- Tahap kemunduran, promosi penjualan berlangsung kuat, iklan dan publisitas
dikurangi, dan tenaga penjualan hanya memberi perhatian minimal pada produk
itu.
2.1.3 Pengertian Promosi
Promosi merupakan kegiatan terpenting, yang berperan aktif dalam
memperkenalkan, memberitahukan dan mengingatkan kembali manfaat suatu
produk agar mendorong konsumen unluk membeli produk yang dipromosikan
tersebut. Untuk mengadakan promosi, setiap perusahaan harus dapat menentukan
dengan tepat alat promosi manakah yang dipergunakan agar dapat mencapai
keberhasilan dalam penjualan.
Menurut Basu Swastha DM dan Irawan dalam Angipora (1999), promosi merupakan
insentif jangka pendek untuk mendorong pembelian atau penjualan dari suatu
prodak atau jasa. Menurut Stanson dalam Angipora (1999), promosi adalah
kombinasi strategi yang paling baik dari variabel-variabel periklarian, penjualan
personal dan alat promosi yang lain, yang semuanya direncanakan untuk mencapai
tujuan program penjualan. Menurut Lamb, Hair, Mc-Daniel (2001), promosi adalah
komunikasi dari para penjual yang menginformasikan, membujuk, dan
mengingatkan pora calon pembeli suatu produk dalam rangka mempengaruhi
pendapat mereka atau memperoleh suatu respon.
Menurut Fandy Tjiptono (2004), bauran promosi tradisional meliputi berbagai
metode untuk mengkomunikasikan manfaat jasa kepada potensial dan aktual.
Metode-metode tersebut terdiri atas periklanan,promosi penjualan, penjualan
perseorangan dan hubungan masyarakat.
Promosi menunjuk pada berbagai aktivitas yang dilakukan perusahaan untuk
mengkomunikasikan kebaikan produknya dan membujuk para pelanggan dan
konsumen sasaran untuk membeli produk tersebut. Sehingga dapat disimpulkan
mengenai promosi yaitu dasar kegiatan promosi adalah komunikasi perusahaan
dengan konsumen untuk mendorong terciptanya penjualan.
2.1.4 Fungsi Promosi
Adapun fungsi dari promosi yaitu:
1. Mencari dan mendapatkan perhatian dari calon pembeli. Perhatian calon pembeli
harus diperoleh, karena merupakan titik awal proses pengambilan keputusan di
dalam membeli suatu barang dan jasa.
2. Menciptakan dan menumbuhkan interest pada diri calon pembeli. Perhatian
yang sudah diberikan oleh seseorang mungkin akan dilanjutkan pada tahap
berikutnya atau mungkin berhenti. Yang dimaksudkan dengan tahap
berikutnya ini adalah timbulnya rasa tertarik dan rasa tertarik ini yang akan
menjadi fungsi utama promosi.
3. Pengembangan rasa ingin tahu (desire) calon pembeli untuk memiliki barang
yang ditawarkan. Hal ini merupakan kelanjutan dari tahap sebelumnya. Setelah
seseorang tertarik pada sesuatu, maka timbul rasa ingin memilikinya. Bagi calon
pembeli merasa mampu (dalam hal harga, cara pemakaiannya, dan sebagainya),
maka rasa ingin memilikinya ini semakin besar dan diikuti oleh suatu keputusan
untuk membeli.
2.1.5 Tujuan Promosi
Ada beberapa tujuan yang terdapat dalam promosi yaitu:
1. Menginformasikan, maksudnya adalah menginformasikan pasar tentang produk
baru, mengemukakan manfaat baru sebuah produk, menginfonnasikan pasar
tentang perubahan harga, menjelaskan bagaimana produk bekerja,
menggambarkan jasa yang tersedia, memperbaiki kesan yang salah, mengurangi
ketakutan pembeli, membangun citra perusahaan.
2. Membujuk, maksudnya mengubah persepsi mengenai atribut produk agar
diterima pembeli.
3. Mengingatkan, maksudnya agar produk tetap diingat pembeli sepanjang
masa, mempertahankan kesadaran akan produk yang paling mendapat
perhatian.
Seteiah diadakan Promosi diharapkan audiens, yaitu adanya pembelian dan
kepuasan yang tinggi. Pembelian adalah akhir dari proses komunikasi. Pembeli juga
memiliki keterikatan yang tinggi dengan produk yang dikonsumsinya.
Ada enam hal yang dapat menjelaskan komunikasi tersebut yaitu:
a. Kesadaran (Awareness)
Jika sebagian besar audiens sasaran tidak menyadari obyek tersebut, maka tugas
komunikator adalah membangun kesadaran dari mengenai produk dan terus
mengenalkan produk ke audiens.
b. Pengetahuan (Knowledge)
Diharapkan audiens memiliki kesadaran tentang perusahaan atau produk yang
telah dikeluarkan dan jangan sampai audiens tidak mengetahui produk tersebut.
c. Menyukai (Liking)
Dapat mengetahui perasaan mereka terhadap produk yang dikonsumsi oleh
audiens, sehingga audiens dapat menyukai produk tersebut.
d. Preferensi (Preference)
Dapat dikatakan audiens menyukai produk tersebut dan lebih memilih produk itu
dibanding produk lain.
e. Keyakinan (Conviction)
Audiens diharapkan yakin untuk membeli produk yang sudah dipilihnya.
f. Pembelian (Purchase)
Pembelian yang dilakukan audiens, adalah tahap terakhir dalam komunikasi.
Nama   : ABBEL HEDRAT PALAZI
( 30208002 ) 3DD01
MANAJEMEN PEMASARAN